kurikulum merdeka belajar

Dindikpora Dorong Terapkan Merdeka

Suara Pendidikan ( Temanggung )

, Kepemudaan dan Olahraga () Kabupaten Temanggung, mendorong agar seluruh bisa menerapkan merdeka sesuai dengan aturan , Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) RI.

“Kurikulum Merdeka yang sebelumnya dikenal sebagai kurikulum prototipe, mulai diterapkan di sekolah penggerak tahun lalu, kurikulum ini merupakan penyempurnaan dari Kurikulum Satuan Pendidikan atau Kurikulum 13,” kata Kepala Dindikpora Agus Sujarwo, Rabu (27/7/2022).

Baca juga :https://suarapendidikan.beritalidik.com/polsek-cepu-berikan-penyuluhan-narkoba-kepada-peserta-didik-baru-smk-muhammadiyah/

Ia mengatakan, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik. Inti dari Kurikulum Merdeka adalah , yaitu konsep yang dibuat agar siswa bisa mendalami minat dan bakatnya masing-masing.

“Kurikulum Merdeka itu memberikan otonomi dan kemerdekaan bagi siswa dan sekolah. Di Kurikulum Merdeka, peserta didik tidak akan lagi ‘dipaksa’ untuk mempelajari mata pelajaran yang bukan menjadi minat utamanya. Peserta didik bisa dengan ‘merdeka’ memilih materi yang ingin dipelajari sesuai minat masing-masing. Ini dia yang dimaksud dengan konsep Merdeka Belajar,” imbuhnya.

Menurut Agus, pelaksanaan Kurikulum Merdeka di Kabupaten Temanggung sudah memasuki tahun kedua, khusus untuk Sekolah Penggerak. Sedangkan secara umum baru tahun pertama.
“Sekolah yang sudah melaksanakan Kurikulum Merdeka tahun ini, yakni jenjang /TK itu ada sekitar 41 persen, 91 persen, dan SMP 71 persen,” katanya.

Agus mengatakan, saat ini sudah banyak sekolah yang melaksanakan berbagai pelatihan kepada para dalam menerapkan kurikulum Merdeka Belajar. Bahkan sejumlah sekolah mendorong agar mendukung penerapan kurikulum Merdeka Belajar di sekolah.

Baca juga :https://suarapendidikan.beritalidik.com/masa-pengenalan-lingkungan-sekolah-smp-negeri-1-margasari/

Meski demikian, pelaksanaan Kurikulum Merdeka tidak berlaku bagi semua kelas. Bagi sekolah yang melaksanakan tahun pertama untuk kelas 1 dan 4 untuk tingkat SD, serta kelas 7 untuk tingkat SMP.

“Semoga Kurikulum Merdeka Belajar ini bisa diterapkan oleh semua sekolah di Temanggung,” pungkasnya. ( *** ) 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimized by Optimole